(klasik audio) : SPEAKER EMAS DARI INGGRIS



Beberapa waktu lalu kita kedatangan tamu dari negeri jauh,namanya Mohammad lqbal, dia bukan juragan kurma dan juga bukan dari Arab Saudi. Jelasnya Mohammad lqbal seorang juragan loudspeaker dari Inggris. Konon dua puluh dua tahun yang lalu Moh. lqbal Bari Kenya merantau ke Inggris adu nasib. Dasar hokinya bag us, datam tempo relatif singkat sudah menjadi konglomerat speaker. Kini dia memiliki tiga pabrik di Inggris, antara lain di Cambridge khusus perakitan speaker monitor, di Essex untuk rakitan kabinet dan di London pabrik driver. Bukan itu saja , beberapa sertifikat penghargaan pemerintah Inggris atas jasa ekspornya juga dikantongi Moh. lqbal. Kini, ada 70 orang pegawai yang menata pabriknya di ketiga tempat itu. Berkat sistem kerja yang rapi dan modern, tenaga kerja yang minim itu mampu menangani pabrik pabriknya. Tujuan kedatangan Moh. lqbal ke Jakarta adalah untuk meresmikan agen penjualannya di Glodok Plaza, Jakarta. "Jakarta panas ya!", itu ucapan pembuka lqbal ketika kami memulai mewawancarainyadan berikut ini uraiannya.


Metal

Jantung dari driver speaker terletak pada konus (membran) getarnya. Sekarang ini banyak bahan selain pulp yang dipakai untuk konus, misalnya carbon, polypropylene, bextrene dan puluhan lainnya. Kelemahan dari bahan yang disebut tadi terletak pada frekuensi break-up-nya yang berada pada daerah audible (mampu didengar)misalnya carbon berada di 8 KHz. Sehingga apabila speaker tersebut diumpani sinyal 8 KHz akan memproduksi bunyi berdistorsi tinggi. Moh. lqbal selama enam tahun melakukan eksperimen dan berhasil menemukan bahan Baru yang merupakan gabungan antara almunium magnesium yang dilapis (anodize) dengan keramik. Bahan gabungan ini sangat baik karena frekuensi break upnya berada pada daerah inaudible (tak mampu didengar) yakni sekitar 28 KHz. Beberapa bahan sintetis lainnya yang digunakan Moh. lqbal antara lain frame plastik poco yang anti resonansi dan karet pinggir (free edge) yang terbuat dari nitrile rubber. Speaker buatan Moh. lqbal dikenal dengan merek "Monitor Audio" yang dijual di 29 negara termasuk Indonesia.


Serial

Speaker Monitor Audio mengeluarkan tiga seri speaker. Untuk yang berkocek tidak tebal adalah seri Monitor, yang berkocek sedikit tebal seri Gold dan yang berkocek tebal seri Studio. Penampilan speaker Monitor Audio nampak sederhana, terdiri dari dua jalur dengan woofer mungil (6 inci) dan tweeter kubah (dome). Uniknya semua komponen speaker dibuat sendiri, mulai dari driver, kotak speaker, cross over bahkan konus dan koil speaker dikerjakan sepenuhnya oleh Monitor Audio Ltd, tanpa ada komponen OEM hasil pabrik lain. Sedangkan pada umumnya pabrik speaker Eropa dan Amerika banyak membeli komponen OEM dari negara lain (Taiwan, misalnya). Menurut Iqbal kalau driver speaker dikerjakan oleh pabrik lain maka kita tak dapat mengadakan eksperimen dan perubahan - semua dijatah dari suplaier. Moh. lqbal juga menjelaskan pada penulis bahwa bagian tersulit adalah ketika mencetak permukaan konus. Dari 100 buah hasil cetakan mungkin hanya 10 buah yang layak diterima, sisanya semua ditolak karena pinggir piringan terpecah pecah. Konus yang terbuat dari alloy Magnesiun dan almunium dipilih satu satu - hanya yang berper-mukaan bagus dapat diterima dan langsung dipasang ke dalam bingkai speaker. Dalam pada itu, Heru agen Monitor Audio Indonesia, memperagakan aneka produk Monitor Audio.    Dari seri "Monitor" tampil Monitor-7, Monitor-9, R-300/MD, R -352/MD, dari seri "Gold" terpajang MA-700, MA-852, MA-952, MA-1200 dan MA-1800. Dan untuk. seri "Studio" tampil Studio-20, Studio-15, Studio-5 dan Studio-10. Bahan kabinet terbuat dad kayu press yang diisi asphalt dengan aneka warna mulai dari Crown Oak, Mahogany, Yew, Santos Rosewood, Oak, Crown Walnut, Crown Ash, Dark Mahogany,  Ash dan Walnut. Khusus seri "Gold", membran kubah tweeternya dilapis dengan emas 24 karat, semata mata hanya untuk segi keindahan saja tanpa ada makna audionya.

Uji Dengar

Pada kesempatan yang sama , kami menguji dengar speaker Studio-15 dengan menggunakan peralatan Power amplifier Denon POA-6600A, preamplifier Denon DAP-2500A dan CD player Denon DCD-3560. Kali ini kami ambit album "No Frontiers" yang dibawakan oleh biduanita Mary Black (CD album). Dengan speaker Studio-15 kami dapati staging sangat mantap dimana vokal Mary Black terbentuk ditengah depan kami. Claritycukup balk,jelas perbedaan sapuan cymbaldan hi-hat. Dikarenakan diameter woofer cuma 6 inchi mungkin hanya faktor deep bass saja yang sedikit kurang. Bagian midrange (vokal) terdengar lantang dan transparan , tidak nyelekit di telinga. Bidang dinamika bunyi instrumen cukup 'galak' namun sopan tidak melelahkan telinga. Dilihat dari dimensinya yang cuma 51 x 20 x 20,5 cm, speaker Studio-15 mudah `diselipkani di antara rak audio video. Dengan hadirnya Monitor Audio, maka bendahara dunia audio bertambah satu lagi. Welcome!.




Sumber :