Evolusi Komputer



Rangkaian terpadu (1965 – 1980)

Penemuan rangkaian terpadu dari silikon oleh Robert Noycetahun 1958 memungkinkan dimasukkannya lusinan 


transistor  pada satu keping chip tunggal. Pemasangan ini memungkinkan dibuatnya komputer yang lebih kecil, lebih cepat dan lebih murah dibanding pendahulu-pendahulunya yaitu komputer transistor. Beberapa komputer penting dari generasi ini dijelaskan sebagai berikut.
Sejak 1964 IBM menjadi perusahaan komputer terkemuka dan menghadapi masalah besar dengan dua mesinnya, 7049 dan 1401.Kedua mesin ini tidak kompatibel satu sama lain. Salah satunya adalah pengolah angka berrkecepatan tinggi menggunaka aritmetik biner parallel pada register-register 36-bit, dan lainnya adalah processor input /output yang banyak digemari menggunakan serial aritmetik desimal pada 

variabel panjang word dalam memori. Banyak perusahaan yang menjadi pelanggannya terpaksa harus memiliki kedua mesin itu dan terpaksa memiliki dua departemen pemrograman terpisah yang tidak memiliki kesamaan apapun.
Ketika saatnya tiba untuk menggantikan kedua seri ini, IBM melakukan suatu langkah radikal. Ia memperkenalkan jalur produk tunggal, system/360, yang berbasis pada rangkaian-rangkaian terpadu, yang dirancang untuk keperluan perhitungan ilmiah dan komersil. Sistem/360 memiliki banyak inovasi, dan inovasi terpenting adalah bahwa sistem itu adalah satu keluarga yang terdiri dari setengah lusin mesin dengan bahasa asembli yang sama, serta mempunyai ukuran dan kemampuan yang lebih tinggi. Suatu perusahaan dapat menggantikan 1401 dengan 360 model 30  dan mengganti 7094 dengan sebuah360 model 75. Model 75 lebih besar dan cepat (dan lebih mahal), tetapi software yang ditulis pada salah satu model itu  pada dasarnya dapat dijalankan pada model lainnya. Dalam praktek, software yang ditulis untuk model kecil dapat dijalankan pada model yang lebih besar tanpa masalah, tetapi ketika pindah ke mesin yang lebih kecil, program tersebut mungkin tidak cocok memori nya. Namun ini adalah kemajuan besar atas situasi yang dialami dengan mesin 7094 dan 1401. Gagasan mengenai keluarga-keluarga mesin berkembang dengan sangat cepat, dan dalam beberapa tahun sebagian besar manufaktur komputer memiliki sebuah keluarga mesin yang sama dengan harga dan kemampuan mesin yang sangat beragam. Beberapa karakteristik keluarga 360 yang pertama diperliatkan dalam gambar 1-7. Model-model lain akan diperkenalkan kemudian.
Inovasi besar lainnya dalam 360 adalah multiprogramming,memiliki beberapa program dalam memori, sehingga ketika satu program sedang menunggu selesainya input/output, program lain dapat melakukan perhitungan.    
SIFAT
Model 30
Model 40
Model 50
Model 65
Kemampuan Relatif
1
3.5
10
21
Kemampuan Siklus (nsec)
1000
625
500
250
Memori Maksimum (KB)
64
256
256
512
Byte-byte yang diambil per siklus
12
4
18

Jumlah maksimum saluran data
33
4
6

  
Mesin 360 juga merupakan mesin pertama yang dapat menyamai atau (mensimulasi) computer-komputer lain. Model-model yang lebih kecil dapat menyamaai 1401, dan model-model yang lebih besardapat menyamai 7094, sehingga para pelanggan dapat terus menjalankan program-program biner lama yang tidak dimodifikasi ketika beralih ke 360. 


Beberapa model menjalankan program-program 1401 jauh lebih cepat daripada 1041 sendiri sehingga banyak pelanggan tidak pernah menggantikan program-programnya.
Upaya penyamaan mudah dilakukan pada 360 karena semua model awal dan sebagian besar model yang muncul kemudian sudah diprogramkan secara mikro. Apa yang harus dilakukan IBM ialah menulis tiga program mikro, untuk instruksi-instruksi 360 yang asli, untuk instruksi-instruksi 1401, dan untuk instruksi-instruksi 7094. Fleksibilitas ini adalah salah satu alas an utama diperkenalkannya pemrograman mikro.
Mesin 360 memecahkan masalah biner-parallel versus serial decimal dengan satu kompromi : mesin mempunyai 16 register 32 bit untuk aritmetik biner, tetapi memorinya berorientasi byte, sama dengan 1401. Mesin juga mempunyai serial instruksi model 1401 untuk memindahkan catatan-catatan ukuran variable seputar memori.
Sifat penting lain dari mesin 360 (untuk saat itu) adalah ruang alamat yang sangat besar yakni 2424 byte (16 megabyte). Dengan harga memori hingga beberapa dolar per byte saat itu, maka angka 16 megabyte tampak seperti jumlah yang tidak terbatas. Sayangmya, seri 360 yang kemudian diikuti oleh seri-seri 370, 4300, 3080, dan 3090, semuanya menggunakan arsitektur yang sama. Pada pertengahan 1980-an, batas 16 megabyte menjadi masalah serius, dan IBM harus meninggalkan sebagian kompatibilitas ketika ia beralih ke alamat-alamat 32 bit yang diperlukan untuk mengalamatkan memori baru sebesar 2332 byte. Jika melihat kembali ke belakang, dapat dikatakan bahwa sejak mereka memiliki word-word 32 bit dan register-register, mereka mungkin harus pula memiliki alamat-alamat 32 bit, namun pada waktu itu tidak seorang pun dapat membayangkan sebuah mesin dengan memori 16 megabyte. Menyalahkan IBM atas tidak adanya visi ini sama dengan menyalahkan suatu vendor computer pribadi modern karena hanya memiliki alamat-alamat 32 bit. Dalam beberapa tahun computer-komputer pribadi mungkin memerlukan jauh lebih banyak dari memori 4 GB, dimana pada saat itu alamat-alamat 32 bit tidak dapat diberi toleransi lagi karena terlalu kecil.


Dunia computer mini generasi ketiga juga melakukan satu langakah besar  ke depan melalui pengenalan seri-seri DPD-11 oleh DEC, computer 16 bit penggati DPD-8. Dalam banyak hal, seri-seri DPD-11 seperti adik dari seri-seri 360 juga DPD-1 seperti adik dari 7094. Baik seri 360 maupun DPD-11 mempunyai register-register berorientasi byte dan keduanya hadir dalam rasio harga dan kemampuan yang beragam. DPD-11 sangat laris, khususnya di universitas-universitas sehingga DEC terus Berjaya di antara manufaktur-manufaktur konputer mini lainnya.
  
Perpaduan Dalam Skala sangat besar (1980 - ?)

Sejak tahun 1980-an, VLSI (Very Large Scale Integration)memungkinkan pemasangan puluhan ribu, kemudian ratusan ribu, dan ahirnya jutaan transistor dalam satu chip tunggal. Perkembangan ini menyebabkan lahirnya computer-computer dengan ukuran yang semakin kecil dan kecepatan yang semakin besar. Sebelum DPD-1, computer-komputer sangat besar dan mahal sehingga perusahaan-perusahaan dan universitas-universitas harus memiliki departemen-departemen khusus yang disebut pusat computer untuk menjalankannya. Dengan lahirnya computer mini, sebuah departemen dapat membeli computer sendiri. Sejak 1980, harga-harga mengalami penurunan drastic sehingga seorang individu dapat memiliki computer sendiri. Era computer pribadi dimulai.
Pemakaian computer-komputer pribadi sangat berbeda dengan pemakaian computer-komputer besar. Komputer-komputer pribadi dipergunakan untuk pengolahan kata, spreadsheet, dan bermacam-macam aplikasi interaktif yang tidak dapat dilakukan dengan baik oleh computer-komputer yang lebih besar.
Komputer-komputer pribadi pertama biasanya dijual sebagai kit-kit. Setiap kit berisi papan rangkaian cetakan, sekumpulan chip, biasanya meliputi sebuah Intel 8080, sejumlah kabel, sebuah power supply, dan mungkin sebuah floppy disk 8 inci. Merakit bagian-bagian itu dalam satu kesatuan untuk membuat sebuah computer tergantung pada pembeli. Software tidak dipasok. Jika Anda membutuhkannya, Anda harus menulis sendiri. Kemudian, sistem operasi CP/M, yang ditulis oleh Gary Kildall, menjadi popular pada intel 8080. Sistem operasi CP/M adalah sebuah sistem operasi disk (floppy), yang mempunyai suatu sistem file, dan perintah-perintah pemakai dimasukkan dari keyboard.
Komputer pribadi pertama yang lain adalah Apple II, dirancang oleh Steve Jobs dan Steve Wozniak. Mesin ini sngat popular di kalangan pemakai-pemakai computer di rumah dan di sekolah-sekolah sehingga Apple menjadi terkenakal dalam waktu yang sangat singkat.
Setelah banyak memperhatikan dan mengamati apa yang sedang dikerjakan oleh perusahaan-perusahaan lain, IBM, yang kemudian menjadi kekuatan dominan dalam industri computer, ahirnya memutuskan untuk terjun dalam bisnis computer pribadi. Bukannya merancang keseluruhan mesin dari awal, dengan hanya menggunakan bagian-bagian buatan IBM, yang akan memakan waktu lama, IBM melakukan sesuatu yang lain dari biasanya. IBM memberikan sejumlah besar uang kepada seorang eksekutifnya, Philip Estridge, dan memintanya untuk pergi ke suatu tempat yang jauh dari para birokrat yang suka mencampuri urusan orang lain di markas besar perusahaannya di Armonk, NY, dan memerintahkan kepadanya untuk tidak kembali sebelum ia berhasil membuat sebuah computer pribadi. Estridge mendirikan sebuah tempat kerja di Boca Raton, FL, yang jauh dari markas besar perusahaan. Ia memilih mikroprosesor Intel 8080 sebagai CPU-nya, dan membuat Komputer Pribadi IBM dengan komponen-komponen komersial. Komputer buatan Estridge ini diperkenalkan pada tahun 1981 dan menjadi computer terlaris dalam sejarah.
IBM juga melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukannya yang kemudian disesalinya. Bukannya menjaga seluruh rancangan mesin sebagai suatu rahasia (atau paling tidak, dilindungi oleh tembok hak paten), sebagaimana biasanya yang ia lakukan, perusahaan ini malah menerbitkan rancangan-rancangan lengkap dari komputernya, termasuk semua diagram rangkaian, dalam sebuah buku yang dijual dengan harga $49. Maksudnya agar perusahaan-perusahaan lain dapat memuat papan-papan lug-in bagi PC IBM, agar fleksibilitas dan popularitasnya meningkat. Sial bagi IBM, karena rancangan itu sudah dipublikasikan secara lengkap dan semua bagian-bagiannya mudah diperoleh dari vendor-vendor komersial, banyak perusahaan lain mulai membuat clone PC tersebut, sering dengan harga yang jauh lebih rendah daripada yang dijual IBM. Walaupun perusahaan –perusahaan lain membuat komponen-komponen pribadi dengan menggunakan CPU-CPU non Intel, termasuk diantaranya Commodore, Apple, Amiga, dan Atari, momentum industry PC IBM sangat besar sehingga perusahaan-perusahaan lain terlindas. Hanya beberapa perusahaan yang bertahan dan perusahaan-perusahaan ini bertahan di pasar-pasar yang sesuai untuk mereka, seperti rekayasa workstation atau supercomputer.
Versi pertama PC IBM dilengkapi dengan sistem operasi MS-DOS yang dipasok oleh Microsoft Corporation yang pada saat itu masih merupakan perusahaan yang sangat kecil. Ketika Intel mampu memproduksi CPU-CPU yang lebih besar kemampuannya, IBM dan Microsoft mampu mengembangkan pengganti bagi MS-DOS yang disebut OS/2, yang mengutamakan interface pemakai grafis, mirip dengan yang dibuat oleh Apple Macintosh. Sementara itu, Microsoft juga mengembangkan sistem operasi windows, yang dijalankan di atas MS-DOS, untuk mengantisipasi jika OS/2 tidak popular. 


Singkatnya, OS/2 tidak popular, IBM dan Microsoft mengalami perselisihan public yang sangat besar, dan Microsoft meneruskan pembuatan Windows yang ternyata sangat sukses. Bagaimana Intel yang kecil dan bahkan Microsoft yang lebih kecil lagi mampu menyingkirkan IBM, salah satu perusahaan yang sangat besar, kaya ddan kuat dalam sejarah dunia, adalah suatu kisah yang sudah pasti sangat berhubungan dengan berbagai sekolah bisnis di seluruh dunia.
         
     


Sumber :


Organisasi komputer terstruktur 

Andrew S. Tanenbaum


library.um.ac.id